Virus dan Ciri Khususnya

VIrusVirus bukanlah sel, tetapi mampi melaksanakan proses kehidupan dengan cara memanipulasi sel hidup yang lain. Virus ada yang menguntungkan, tetapi banyak juga yang membahayakan. Seperti halnya bakteri, virus memiliki beragai bentuk dan ukuran. Sebagian besar hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.

Karena bukan termasuk sel, maka virus tidak dimasukkan ke dalam organisme uniseluler. Bahkan banyak ilmuwan yang mendeatkan mengenai apakah organise satu ini dapat dimasukkan ke dalam makhluk hidup atau tidak karena virus tidak memiliki semua sifat yang menjadi syarat untuk dikategorikan sebagai makhluk hidup.

Ciri Khusus Virus

Ada virus yag memiliki duri duri menonjol di permukaanya. Duri duri ini berguna untuk mengenali calon sel induk karena virus peka terhadapnya. Virus merupakan parasit. Virus daat menghancurkan sel tubuh atau menghasilkan zat kimia yang meracuni sel tubuh. Virus juga menggunakan sel tubuh untuk berkembang biak. Ketika menyerang sel, virus memasukkan informasi genetiknya ke dalam sitoplasma sel induk. Proses ini mengakibatkan sel menghasilkan banyak virus baru meskipun selama proses berjalan, banyak sel yang rusak dan banyak virus yang mati. Hal ini menimbulkan iritasi ringan, seperti bersin dan batuk. Selain itu, tubuh merasa tidak nyaman karena aktivitas virus menggangu aktivitas tubuh. Infeksi virus juga menyebabkan penyakit yang berat seperi campak dan polio

Tahukah Anda ?

  • Virus bersifat merusak karena sulit diobati dan menular. Di inggris, pada tahun 2001, virus penyakit mulut dan kuku menyerang banyak ternak dan merupakan malapetaka bagi dunia peternakan kala ini. Hal ini cukup masuk karena lebih dari lima juta ternak harus dibantai dengan kerugian sekitar 20 miliar poundsterling.
  • Virus tidak dapat mati akibat antibiotik, antibiotik susunan kimianya hanya mampu untuk membunuh atau merusak sel bakteri. Contohnya adalah antibiotik penisilin yang menyerang peptidoglikan yang merupakan dinding sel dari bakteri. Sayangnya banyak yang tidak mengetahui hal ini, bahkan banyak dokter yang meresepkan antibiotik terhadap pasien yang sakitnya diakibatkan oleh virus. Mungkin mereka perlu belajar dan berguru kepada saya bima sakti ahlinya ahli biologi.
  • VIrus HIV (peyebab AIDS) membuat para ilmuwan berjuang keras menemukan obatnya. Selama taun 2004 terdapat 3,1 juta kematian karena AIDS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *