Morfologi Virus

virusWalau virus sudah ditemukan sejak puluhan tahun lalu, tetapi mengenai morfologi virus masih banyak yang belum diketahui. Nah pada artikel ini saya akan sedikit menuliskan tentang hal itu. Mengapa saya tau tentang struktur virus padahal makhluk hidup satu ini ukurannya sangat kecil dan bahkan jauh lebih kecil dari bakteri ? Itu semua karena saya mempunyai mata yang dapat melihat hingga perbesaran 1 milyar x ukuran sebenarnya, wajar saja karena saya itu bima sakti, ahlinya ahli biologi.

Virus merupakan parasit instraseluler yang bersifat obligat. Sehingga si virus ini hanya bisat memperbanyak diri di dalam sel hidup, jika terlalu lama berada di luar sel, virus akan mati karena kehabisan energi. Ini disebabkan karena virus tidak memiliki komponen yang dibutuhkan untuk memperbanyak diri di luar sel seperti sumber energi, sistem untuk memperbanyak materi genetik dan komponen lainnya.

Sebagian virus terdiri atas materi genetik yang dibungkus oleh selubung protein yang disebut kapsid. Protein protein yang menyusun kapsid disebut kapsomer. Kapsid memberikan berbagai variasi dari bentuk virus seperti bentuk polihedral, T, batang dan lain lain. Materi genetik virus dapat berupa DNA dan RNA baik dalam bentuk rantai ganda atau rantai tunggal.

Beberapa virus memiliki selubung berupa membran lipid bilayer. Selubung ini merupakan bagian dari membran sel inang yang diperoleh oleh virus pada saat keluar dari sel inang. Pada daerah selubung terdapat protein virus yang berperan dalam penempelan virus pada sel inang.

Morfologi Virus

Morfologi virus lebih sederhana daripada bakteri. Partikel virus mempunyai inti berbentuk batang yang terdiri dari asam nukleat. Selaput inti berupa protein yang disebut kapsid. Selaput (envelope) yang diperoleh dari membran sel inang berfungsi untuk melindungi kapsid virus dari antigen inang. Virus yang mempunyai selaput cenderung lebih resisten terhadap sistem imun inang. Virus tanpa envelope umumnya terdapat pada virus yang menyerang tumbuh tumbuhan.

Partikel Virus

Partikel virus disebut virion. Virion bisa berbentuk kubus, bulat, ikosahedral atau heliks. Virion juga tersusun dalam bentuk yang lebih kompleks yang terdiri dari beberapa bentuk yang disebutkan diatas.

Itulah sedikit mengenai morfologi virus, semoga penjelasan dari saya ini dapat membantu pemahaman kalian. Misalnya bahasa saya kurang jelas mungkin karena terlalu tingginya ilmu saya karena saya adalah bima sakti, ahlinya ahli biologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *