Fungi : Reproduksi, Struktur dan Jenisnya

fungiFungi merupakan salah satu kelompok organsme yang ada di bumi dan dalam bahasa Indonesianya dikenal dengan nama jamur, kalau dalam bahasa luar angkasanya dikenal sebagai bibibbob.

Di bumi ini Ilmu yang mempelajari tentang jamur disebut sebagai mikologi dan didalam mikologi ini dibedakan menjadi 4 jenis fungi yaitu ragi, kapang dan mushroom. Tetapi kalau saya bima sakti, ahlinya ahli biologi belajarny tidak hanya tentang jamur yang ada di bumi ini. Saya telah mempelajari jamur di seribu galaksi dan puluhan dimensi. Nah di alam semesta ini ternyata ada ratusan jenis fungi tetapi tidak usahlah saya tulis disini, ilmu kalian tidak sampai kita bahas secara khusus yang ada di bumi ini saja.

Walaupun sama sama makhluk berukuran mikroskopis dan tidak dapat dilihat oleh manusia secara kasat mata. Ada beberapa perbedaan antara struktur bakteri dan fungi yaitu :

  • Jamur mempunyai inti
  • Jamur bisa berbentuk satu sel, banyak sel atau membentuk percabangan
  • Jamur tumbuh pada media dengan pH asam, misalnya agar sabouraud dektrosa.
  • Sumber utama zat hara jamur adalah tanah dan bahan bahan organik tumbuhan yang lapuk. Jamur mempunyai respirasi aerob dan fakultatif.

Jenis Fungi

Fungi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu

  • Ragi merupakan mikroorganisme satu sel dengan bentuk sel oval dan filamen pendek yang berukuran 5 – 50 mikro meter.
  • Kapang¬† berbentuk filamen, bercabang dan membentuk koloni makroskopik.
  • Jamur yang lebih besar meliputi mushroom dan pulfbalis.
  • Jamur monomorfik yaitu jamur yang hanya tumbuh satu bentuk misalnya ragi kapang.
  • Jamur dimorfik yaitu jamur yang tumbuh seperti ragi pada suhu 37 C dan tumbuh seperti kapang pada suhu ruangan.

Struktur Fungi

Struktur dari Jamur terdiri dari satu filamen yang berbentuk pipa yang disebut hifa. Hifa bersekat membagi sel dengan dinding pembatas sedangkan hifa tidak bersekat tidak membagi sel. Semua hifa yang membentuk jamur disebut miselium. Miselium vegetatif berfungsi untuk mengambil makanan dari lingkungan. Miselium aerial naik di atas permukaan medium pada jamur yang sedang tumbuh.

Reproduksi

Jamur yang bereproduksi secara seksual atau aseksual dengan spora.

  • Spora seksual disebut askospora dihasilkan dalam struktur seperti kantong yang disebut askus.
    (1) Askospora dihasilkan dari fusi dua sel.
    (2) Tiap askus mengandung 4 – 8 askospora.
  • Spora aseksual disebut thallospora yang dihasilkan langsung dari satu sel hifa (thallus) fungi.
    (1)  Thallospora dihasilkan melalui fragmentasi hifa menjadi bentuk tong yang disebut arthrospora.
    (2) Thallospora yang dihasilkan melalui pembengkakan sel hifa disebut chlamydospora.
    (3) Thallospora yang membentk kuncip dari sel vegetatif disebut blastospora.

Pada beberapa jamur, struktur spora fungi berbentuk tongkat yang disebut sporangia dan sporaya disebut sporangiospora.

Spora / konidiospora yang dihasilkan ada struktur seperti batang disebut konidia. Spora dapat bertahan pada kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan seperti kekerigan. Bila kondisi lingkungan menguntungkan spora akan berkecambah dan menghasilkan jamur baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *